6 Perfection – Part 3

  • Save

 

3. Bekerja keras.

Berapa banyak orang yang ingin berhasil? Tanya 100 jawabannya pasti 100. Berapa banyak yang akan melalui jalan menuju kesuksesan? Rasanya tidak mungkin semua mau. Atau ada yang maunya jalan yang pendek saja.

Seperti tulisan di gambar. Berharap sukses tanpa bekerja keras adalah seperti berharap ada panen tanpa menanam benih.

Apakah setelah menanam benih panen pasti datang? Jawabannya pasti belum tentu. Tapi jika tidak menanam benih, jangan pernah berharap ada panen.

Tadi baru saja nonton MetroTV, ada wawancara dengan Joe Taslim, aktor laga Indonesia yang bermain di film Fast and Furious. Menurut Joe, bisa saja ada orang yang duduk2 di kafe ditawarin main film dan langsung meledak filmnya, tapi dia bukan orang seperti itu. Karena itu dia harus bekerja keras untuk mendapatkan hasilnya.

Kita boleh berkata, si ini berhasil karena bakat, si itu berhasil karena beruntung. Coba tanyakan kepada semua yang telah mencapai garis finish. Apakah karena bekerja keras atau tiba2 undangan kesuksesan dikirim lewat pos ke rumahnya.

Pernah baca quote, seorang pemain biola ternama diwawancara, bahwa dia sangat hebat karena berbakat. Langsung saja dia membalas : Berbakat? Tahukah kamu saya berlatih 14 jam sehari dan kamu berani bilang saya berbakat?

Kadang nonton acara TV yang mewawancarai pemain bola. Mereka diberi serangkaian pertanyaannya. Salah satunya ditanya : anda berbakat atau kerja keras. 100% menjawab kerja keras.

Sama juga di saham. Untuk mencapai goals kita, yang merupakan ujung karir investasi, kita harus bekerja keras. Kecuali hendak 1x 100% setelah itu dengan membingkai hasil profitnya, yang bisa dilakukan mungkin dengan keberuntungan yang besar atau tanya orang yang sudah ahli.

Selain itu? Kita harus bekerja keras untuk mencapainya. Cari role model yang bisa ditiru. Pelajari dan kemudian modifikasi caranya sesuai situasi kita.

Tidak ada yang terlahir sudah langsung jago sekali. Semua butuh proses untuk mencapainya.

Tidak ada jalan pintas untuk mencapai keberhasilan. Kalau ada, semua orang sudah melakukannya terlebih dahulu.

Misalnya saja, selalu akan ada yang berkata, yang sukses di investasi sangat sedikit. Susah untuk mencapainya. Jelas semua hal di dunia pasti begitu. Yang berhasil memang lebih sedikit. Bedanya di karir lain yang kursinya terbatas dan harus bersaing untuk itu, di investasi, kursi kesuksesan terbuka untuk semua orang yang mau dan menjalankannya.

Kita tinggal lihat, apakah ada yang berhasil di jalan ini. Apakah ada yang mengajarkannya. Apakah kita bisa menirunya. Kalau ya. Jalani dengan passion.

Dan ini hari yang sedih karena di Paris ada sekelompok orang melakukan teror untuk mencapai tujuannya. Lets hope the best for all.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat
Copy link