Jurus MaTaPu

  • Save

 

Jurus MaTaPu.

Banyak yang berusaha mencari cara bagaimana bisa mengetahui pergerakan saham. Bagi kami, itu hanyalah peranan kecil dalam hal karir investasi di saham. Karena cara itu bagi setiap orang berbeda-beda. Tapi ada benang merah di semua investor yang telah sukses.

Mereka adalah orang-orang yang setiap saat berusaha meningkatkan kapasitas diri. Orang-orang yang tidak puas terhadap diri sendiri dan berusaha lebih maju. Perbandingannya adalah dengan diri yang kemarin. Kalau bandingannya dengan orang lain, bisa stress kita nanti. Bertemu yang lebih rendah maka akan memandang remeh. Bertemu yang lebih baik maka akan minder. Bertemu yang sama rata maka akan timbul iri hati.

Bersainglah dengan diri yang lama, karena itulah yang penting. Bukan orang lain yang menentukan keberhasilan kita di bursa. Tanya ke diri sendiri.
* Apakah kita bisa melihat aset kita naik 10x lipat.
* Apakah kita sanggup mengelola dana 10x dari modal awal kita.
* Apakah kita sanggup melihat ketika koreksi datang dan aset kita menyusut?
* Apakah kita bisa melihat ujung karir investasi kita.
* Apakah kita sudah lebih baik dibanding masa lalu?
* Dan banyak lagi yang bisa ditanyakan.

Jadi, untuk berhasil, kita harus MAU berhasil dulu. Tidak ada kemauan, percuma siapapun mentor kita. Warren Buffet di sebelah juga dianggap angin lalu. Tapi jika ada kemauan, angin sore lewat juga kita akan belajar darinya.

Setelah kemauan ada, kita harus meningkatkan diri. Jika kapasitas tidak naik, bagaimana bisa hasil datang? Meningkatkan kapasitas berarti kita menjadi TAHU apa yang harus dilakukan. Untuk pengetahuan bisa didapat di line saham-indonesia atau di web kami di www.saham-indonesia.com.

Setelah ada kemauan dan tahu apa yang harus dilakukan, kita perlu kondisi supaya kita MAMPU melakukannya. Punya dana, punya rencana, punya waktu, dan yang paling penting, punya hati yang besar untuk melalui proses ini.

Tujuan dari sharing ini, yaitu supaya semua investor bisa mandiri menghadapi naik turunnya bursa. Kalau bermanfaat, pikirkan yang mungkin membutuhkan, dan share ke mereka.

Jadi sudahkah kita ada keMAUan, pengeTAHUan, dan keMAMPUan untuk berhasil?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat
Copy link