Semua Pasti Berubah

  • Save

 

Semua Pasti Berubah

Baru saja beberapa waktu lalu setelah pemilu 2014, beberapa partai bergabung membentuk koalisi permanen, yang tujuannya untuk mengawasi jalannya pemerintahan.

Di sini kita tidak membahas tentang politik. Kebetulan momennya bagus untuk bahan sharing.

Sekarang di awal 2016 atau belum sampai 2 tahun, koalisi ini dinyatakan sudah bubar oleh salah satu parpol di dalamnya.

Padahal telah ada kesepakatan untuk hal ini. Hal ini mungkin disebabkan manusianya sendiri yang memang akan berubah terus cara pikir, perkataan, dan tindakan. Karena di belakang parpol adalah manusia.

Demikian juga di saham. Berapa kali kita selalu berkata, kali ini sudah pasti, dan akhirnya dikecewakan oleh perubahan yang ada.

Ingat-ingat saja, saham, bukanlah kumpulan lilin-lilin yang kalau bentuk ini muncul maka itu pasti akan muncul. Di belakang saham, berdiri perusahaan yang merupakan kumpulan manusia yang bekerja sesuai posisi mereka.

Manusia punya perasaan. Mereka bekerja kadang naik kadang turun. Hal ini akan mempengaruhi perusahaan, yang nantinya akan mempengaruhi kinerja saham.

Di buku One Up, memberikan tipsnya untuk menghindari jebakan ini. Setiap kali kita tertarik untuk membeli atau menilai sebuah perusahaan, selalu tanyakan 2 hal ini.

1. Apa yang bisa membuat situasi ini menjadi kenyataan.
2. Apa halangan yang bisa membuat situasi ini batal.

Dengan bertanya akan 2 hal ini, setidaknya kita mengukur dan potensi yang akan didapatkan dan kemungkinan terjadinya.

Contoh, ada saham yang dalam pantauan kami, harganya tertekan, tapi dari diskusi dengan teman-teman, sepertinya perusahaan tersebut tidak ada masalah. Jadi, kami membahas apa saja bahaya dan potensi yang menanti jika kami mengambil posisi.

Apakah benar atau tidak tindakan yang kami ambil, baik jika kami mengambil posisi atau tidak jadi, semoga akan menjadi pelajaran berikutnya buat kami. Tidak ada yang selalu benar di investasi. Warren Buffet saja tertipu di laporan keuangan yang menjadi dasar dia berinvestasi dan mengalami kerugian 8 trillun.

Ngomong-ngomong, saham apa yang kami bahas akan menjadi rahasia dapur. Tapi jika PR dikerjakan, kemungkinan semua akan memperhatikan saham ini juga.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat
Copy link