And the Oscar goes to

  • Save

 

And the Oscar goes to …

Kemarin ada perlehatan acara Oscar. Yaitu acara penganugerahan reward bagi sektor perfilman di Amerika, dan beberapa film asing.

Salah satu yang menarik adalah tampilnya Leonardo Dicaprio sebagai pemenang aktor terbaik lewat film Revenant. Oscar pertamanya setelah 5x nominasi. Banyak juga pelaku perfilman yang masih menanti Oscarnya.

Salah satu film yang  mungkin menarik bagi bidang saham yang dibintangi oleh Leo adalah the Wolf of Wall Street. Dan tahun ini film tentang investasi juga menang di kategori Adapted Screenplay, yaitu the Big Short.

Balik ke Leo. Pidato kemenangannya menarik. Bahwa kita tidak bisa begitu saja menganggap dunia ini sudah tersedia begitu saja dan kita tinggal ambil semua. Sama seperti Leo sendiri, dia tidak berdiri di panggung menerima Oscar karena dihadiahkan oleh para juri. Semua adalah berkat usaha dia dan kerja sama tim filmnya.

Di saham juga sama. Kita tidak bisa berharap hari ini buka rekening investasi, mengandalkan sebuah komputer yang melakukan segalanya untuk kita, dan beberapa waktu kemudian kita sudah kaya raya.

Cara kerja kesuksesan tidak demikian. Kalau benar demikian, semua orang sudah kaya raya. Salah satu paragraf menarik di buku One Up : Belajar tentang sejarah dan filosofi lebih penting dalam persiapan investasi di saham dibandingkan belajar ilmu statistik. Berinvestasi itu seni, bukan ilmu pasti, dan orang yang kaku dalam mengambil keputusan akan merugikannya. Jika memilih saham dapat diperhitungkan, anda cukup menyewa 1 komputer dan mendapat kekayaan darinya. Tapi tidak seperti ini, matematika yang anda butuhkan untuk sukses di investasi, sudah anda pelajari di kelas 4 SD.

Banyak hal penting lain selain teknikal analisis dan fundamental analisis yang dihapalkan berjam-jam. Pola ini itu, metode ini itu. Bukan berapa banyak pola atau metode yang kita hapal yang menentukan kesuksesan kita. Tidak ada ujian teori untuk itu. Kecuali mau mencari gelar atau sertifikat.

Bahkan dengan garis MA dan mengetahui nilai wajar sebuah saham, sudah cukup informasi yang dibutuhkan. Itu faktor eksternal yang dibutuhkan. Yang selanjutnya menentukan adalah faktor internal kita, bagaimana psikologi kita berhadapan dengan market dan bagaimana money management kita.

Itulah 4 faktor yang menentukan karir investasi kita.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Copy link