Kisah Sebuah Dividen

  • Save

 

Kisah Sebuah Dividen

Bagaimana ya rasanya duduk-duduk di rumah kemudian ada pemberitahuan anda mendapat uang. Jangan-jangan penipuan. Mungkin ini asumsi pada umumnya.

Nah, di dalam investasi, mendapat uang dari bagi hasil keuntungan adalah hal normal. Kita bergabung dengan beberapa rekan untuk membuka restoran, kalau di akhir tahun restorannya untung, wajar kan ada keuntungan yang dibagikan.

Demikian juga di pasar modal. Kita bersama-sama dengan investor lainnya menanamkan modal di perusahaan yang baik dan berpotensi memberi keuntungan. Ketika keuntungan benar-benar ada, maka perusahaan akan mengadakan rapat bagi pemegang saham untuk menentukan dividen (istilah bagi hasil dalam saham).

Cara kerjanya sama saja seperti membuka warung, atau restoran, atau usaha apapun. Yang berbeda cuma skala usahanya dan mungkin patner kita. Tapi dengan menghadiri acara yang diadakan perusahaan ataupun bursa, kita bisa bertemu komunitas baru.

Dan di artikel sebelumnya yang mengenai mobil lexus, komunitas memegang peranan penting dalam arah masa depan kita. Dengan siapa kita bergaul akan menentukannya. Jika kita bergaul di komunitas yang suka terbang rendah, otomatis kita juga terbang rendah. Jika kita bergaul dengan yang terbang tinggi, otomatis kita akan terpacu juga.

Contohnya komunitas saham-indonesia, sekarang beberapa orang sudah melihat keuntungan capital gain (yaitu selisih harga jual dan beli saham) mencapai 100%. Apa arti 100% ini selain perasaan senang dan bisa makan enak. Sama seperti mobil lexus yang membawa kita mencapai kecepatan 160 km/jam, keuntungan 100% akan memberi kita pandangan baru bahwa potensi dalam bursa adalah sangat luas. Sky is the limit.

Balik lagi ke dividen. Dividen akan dibagikan otomatis jika kita memiliki sahamnya sampai melewati masa jatuh tempo. Biasanya orang menjual setelah mendekati jatuh tempo untuk capital gain atau hanya mengincar dividennya.

Bagaimana kalau kita tetap mempertahankan kepemilikannya. Dalam jangka pendek jelas harga akan turun karena alasan di atas. Tapi dalam jangka panjang, ini adalah harta karun yang akan semakin besar. Contoh dividen UNVR tahun ini adalah 742 rp/lbr. Kalau dibandingkan dengan harganya sekarang 43.350 alias cuma 1.7%, jelas kecil. Tapi kalau dibandingkan dengan harga UNVR 10 tahun lalu di 4.000, dividen 742 adalah setara dengan deposito 18.55%. Bagaimana kalau lebih lama lagi? Ini gunanya melakukan analisa perusahaan. Kita akan bahas di artikel lain.

Inilah salah satu sebab yang membuat orang kaya makin kaya. Bukan dari korupsi. Bukan dari dari pelihara tuyul. Mereka mengembangkan asetnya, kemudian asetnya bertumbuh. Sama seperti kita bergabung dengan teman buka usaha, apakah kita akan menjual usaha kita ketika tahun pertama mendapat untung dan bagi hasil? Atau kita akan mengembangkan lagi dan lagi.

Semua usaha selalu dimulai dari toko pertama. KFC. McDonalds. Starbucks. ACE Hardware. Bank BCA. Semua.

Jadi, apa kisah dividen pertamamu?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat
Copy link