Avenger – No Civil War

  • Save

 

Avengers – No Civil War

Pernah nonton film The Avengers? Salah satu film superhero paling sukses yang diproduksi oleh Marvel. Avengers sendiri adalah kumpulan orang-orang yang memiliki kekuatan dan memiliki kesamaan visi. Kelanjutan terbaru dari film ini muncul di Captain America : Civil War. Dengan tema terjadinya perpecahan di tim Avengers menjadi dua kubu. Bagaimana cerita detilnya, silakan tonton filmnya.

Sama seperti the Avengers, Saham-Indonesia juga mengembangkan komunitas sendiri, yang memiliki kesamaan visi. Gathering komunitas sudah beberapa kali diadakan. Bedanya, kami berusaha untuk tidak terjadi perang saudara di dalam. Bukan untuk meributkan metode mana yang terunggul. Tujuan utama komunitas kami adalah bagaimana bagaimana setiap anggota bisa meningkatkan kapasitasnya dalam karir investasi.

Ini penting karena tanpa peningkatan kapasitas, atau cara berpikir, maka kemampuan karir kita akan mentok. Kapasitas kita bisa meningkat yaitu dari belajar dari yang lain. Dibanding kalau kita belajar hanya dari 1 sumber misalnya buku atau pembicara seminar, komunitas ini yang lebih berguna. Karena isinya adalah orang-orang dengan beragam latar belakang.

Dan seperti rekuitmen tim Avengers, kadang kami bertemu orang-orang baru tanpa sengaja. Ada dokter yang punya pengetahuan saham luar biasa walau baru terjun ke karir ini. Bahkan buku yang sedang kami baca sudah diselesaikannya. Dan kami bertemu dengannya di RUPS salah satu emiten. Ada lagi yang jago di bidang pasar modern. Semua pertanyaan tentang pasar modern bisa dijawabnya. Ada juga yang software langganan kami bisa dibuat sendiri olehnya. Beberapa yang pernah kami ajak ngobrol memiliki pemahaman yang luar biasa tentang investasi. Beberapa orang, baik pria maupun wanita, menjadi sumber inspirasi bagi pemula yang baru bergabung. Dan ada yang mukanya ditiru oleh aktor Amerika. Mungkin nanti Avengers 5 bisa ke Hollywood untuk ikut syuting.

Banyak lagi yang lain, hanya masalah keterbatasan halaman artikel saja. Yang penting setiap orang yang di dalam komunitas adalah sama pentingnya. Baik sebagai yang berbagi maupun yang mendengarkan. Tepuk tangan tidak mungkin hanya dengan 1 tangan. Dibutuhkan 2 sisi untuk itu. Dan grup ini juga tidak terbatas hanya di Jakarta saja. Gathering kemarin dihadiri anggota dari Bandung, Solo. Sky is the limit bagi yang mau. Kami juga pernah mengadakan di kota lainnya.

Yang pasti, komunitas kami bukan profit oriented. Tidak ada yang tujuannya untuk mengambil untung dari yang lainnya. Tidak ada yang bertindak sebagai bandar yang menggerakkan pasar. Karena kalau kita berbicara tentang untung dan rugi, maka kebenaran dan kebaikan biasanya sudah jadi urutan kedua. Dunia hanya bergerak maju karena adanya kebaikan. Dan dalam komunitas, kami juga tidak peduli dengan harus dipuji-puji karena jago atau perasaan takut direndahkan karena lose atau ilmu yang kurang. Setiap orang yang terjun di bursa pasti pernah mengalami kerugian. Kemarin pak Jhon Veter, sebagai pembicara tamu juga membahas hal yang sama. Adalah mustahil bagi orang yang terjun di bursa menghindari kerugian. Kalau ada orang seperti itu, hanya ada di dongeng atau film. Kita tidak perlu susah-susah  mencari orang sempurna dari satu seminar ke seminar lain.

Dan semua di komunitas hanya untuk 1 tujuan. Meningkatkan kapasitas supaya bisa bertahan di pasar modal. Alasannya sederhana. Pasar modal sendiri banyak dinamikanya, naik turun. Kadang up kadang down. Ketika turun, kita butuh teman untuk saling menguatkan. Dulu jarang ada yang seperti itu, dan akhirnya kami sendiri mengalami kerugian yang sangat besar. Modal, moril, dan waktu yang terbuang. Jadi, grup ini sederhana metodenya, bukan untuk membahas ilmu yang canggih-canggih.

Untuk profit sendiri, setelah kapasitas naik, uang otomatis akan datang. Seperti air yang hanya mengalir ke tempat yang tepat, demikian juga uang. Kita hanya perlu menjadi orang yang tepat. Banyak yang mengatakan tidak mungkin seperti Warren Buffet. Karena itulah, akhirnya tercipta mental block yang membuat kapasitas mentok. Mau dulu, jalannya nanti baru dicari. Seperti pepatah, di mana ada kemauan di situ ada jalan.

Komunitas ini terbentuk dan akan berlanjut terus, karena kami sudah melihat masa depan karir investasi di Indonesia, tenbaggers investor. Apa itu? Nantikan saja di artikel berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Copy link