Yang Penting Cuan

  • Save

 

Yang Penting Cuan

Ini adalah harapan semua investor. Cuan, profit, untung, dan istilah lainnya. Sehingga kita melakukan segala hal jungkir balik demi mencari metode yang bisa memberikan potensi tersebut.

Apakah benar demikian? Kita harus bersusah payah mencari cara. Salah satu di grup Saham-Indonesia memberikan pandangannya. Dia baru bergabung beberapa bulan yang lalu. Kami tidak tahu awalnya dia menggunakan metode apa. Tapi gambaran dari apa yang dikatakannya masuk secara logika. Orang pada umumnya ingin cepat menghasilkan. Jadi ketika sudah ada sedikit potensi profit, langsung cepat – cepat direalisasikan. Mungkin karena takut harga akan turun lagi, atau memang tidak sabar.

Apa yang akan terjadi berikutnya yang menjadi masalah. Setelah menjual kita dipaksa untuk mencari saham berikutnya yang bisa memberikan profit lagi. Apalagi kalau kita tidak sabaran, hampir pasti tidak mungkin ingin dana nganggur di porto. Jika demikian, maka kemungkinan besar kita akan sembarangan membeli. Jika sudah sembarangan, maka hasilnya juga akan sama. Tidak mungkin masuk A keluar Z.

Memutuskan untuk membeli apa membutuhkan usaha. Pemikiran, waktu riset, emosi ketika membeli, dan sebagainya. Jika kita melakukan ini secara kontinue dalam jangka pendek untuk waktu yang lama, maka kehidupan kita sendiri akan terganggu. Apalagi jika market bergerak tidak sesuai harapan kita. Mungkin ada yang bisa melewati ini, tapi berapa banyak. Sayangnya, sebagian besar orang akan mengiyakan hal ini, bahwa hanya sedikit yang bisa, tapi “saya”  pasti termasuk yang sedikit itu.

Realitas saja, jika kita sudah masuk yang sedikit itu, kita sudah sedang di Hawaii, atau lagi minum sampanye dengan Warren Buffet. Ini contoh saja, tapi mudah-mudahan yang baca paham maksud kami. Kita ini manusia biasa. Dan melakukan hal-hal biasa. Apalagi kita punya banyak kegiatan, pekerjaan. Bahkan sebagian mungkin melakukan investasi sebagai kegiatan paruh waktu. Maka kita harus melakukan hal sederhana.

Setelah buy, lebih gampang kita hold sahamnya seperti yang dilakukan pak Irwan dan membiarkan saham bagus itu naik dengan sendirinya. Waktu lain dipakai untuk apa? Gampang, kerja biar ada dana tambahan untuk diinjek lagi. Atau berkumpul bersama teman atau keluarga. Intinya mengerjakan hal yang lebih berkualitas dibanding harus memantau monitor dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Kita ini investor bukan penjaga monitor. Mau dilihat bagaimanapun juga, market tidak akan bergerak sesuai keinginan kita.

Biarkan saja portofolio berkembang dengan sendirinya. Tidak perlu ngotot harus pakai cara tertentu tapi hasil tidak maksimal. Yang penting cuan nya kan? Manusia itu bisa berubah, tidak perlu menggunakan cara lama yang membuat frustasi hanya karena itu sudah jadi kebiasaan atau hanya itu metode yang tersedia. Kita bisa mencari cara baru.

Termasuk misalnya sudah tahu saham ini susah untuk membuat profit, tapi kita masih ngotot masuk karena ingin balas dendam atau penasaran. Kita membuang uang dan waktu untuk itu. Padahal di bursa ada banyak saham lain yang bisa memberikan profit.

Kami sendiri menghabiskan waktu 2 tahun baru menyadari ada metode sederhana yang bisa memberikan profit konsisten. Sedangkan pak Irwan hanya butuh 2 bulan. Jangan sampai 20 tahun di bursa, buang waktu buang uang, hasil masih tidak maksimal.

Dan posisi waktu itu Gjtl di 1400an. Sudah plus 70%. Bagaimana ya dengan sekarang.

Sekali lagi, tujuan utama kita profit kan? Salam YPC. Yang penting cuan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Copy link