Ansatsu Kyoshitsu

  • Save

 

Ansatsu Kyoshitsu

Saham-Indonesia sudah membuat sekitar 400 artikel sejak tahun lalu. Pertanyaannya, berapa banyak rekomendasi yang kami berikan. Sepertinya tidak ada. Bahkan ketika kami membahas sebuah saham, bukan rekomendasinya yang penting, tapi mengapa kami memilih saham itu yang penting.

Lebih gampang jika kita tiap hari memberikan rekomendasi. Tidak perlu susah payah memikirkan artikel apa yang harus ditulis lagi. Plus seharusnya bisa menjadi tambang emas jika kami memberikan rekomendasi berbayar. Fokus kami bukanlah itu. Walau ada orang yang ingin berinvestasi tapi benar-benar tidak mau belajar, rekomendasi berbayar adalah solusinya. Dan rekomendasi berbayar sah-sah saja untuk dilakukan, karena siapa yang mau kerja bakti memberikan pelayanan gratis. Semua tenaga kerja di dunia pasti ada bayarannya.

Salah satu alasan mengapa kami tidak mengambil jalan di atas, ada di gambar. Menerima rekomendasi dari seseorang, apalagi jika orangnya hebat, hampir selalu tepat, akan membuat kita jadi tumpul. Jika kita terlalu bergantung pada seseorang, maka kita tidak akan berusaha sendiri, yang pada akhirnya akan membahayakan diri kita.

Kami selalu percaya segala sesuatu akan ada akhirnya. Terserah kita mengijinkan atau tidak. Apa yang terjadi ketika saat itu tiba. Seperti artikel sebelumnya dengan judul Keep Moving Foward, jika burung tidak siap ketika sudah saatnya meninggalkan sarang, hampir pasti burung itu akan meninggal. Hukum alam akan seperti itu. Mungkin keberuntungan kita bisa menyelamatkan kita sekali dua kali, tapi untuk jangka panjang, kita harus menjadi mandiri.

Seperti perusahaan juga. Perusahaan yang bersiap akan bisa menghadapi banyak siklus bisnis. Karena itu mereka disebut perusahaan blue chip. Memang gerakannya stabil dan pelan, tapi karena itulah perusahaan seperti ini aman untuk diinvestasikan. Arahnya memang monoton. Cuma akan naik. Bukankah ini adalah perusahaan sempurna untuk dipegang selamanya?

Banyak orang berpikir untuk sukses di saham kita harus keluar masuk dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Tapi justru menemukan perusahaan yang bisa dibeli tanpa perlu dijuallah merupakan kunci untuk berhasil. Silakan bandingkan dengan hal lain di dunia. Pernikahan, pekerjaan, bisnis, hubungan, mana yang lebih baik dan menguntungkan, yang on off, atau yang bisa langgeng. Inilah kunci dari Peter Lynch yang menyatakan buy what you know and know what you buy. Dan Warren Buffet yang menyatakan dia membeli perusahaan dengan asumsi bursa tidak buka untuk 10 tahun. Kita sudah melakukan pengecekan di depan, sehingga tidak ada keraguan ketika membeli dan bertahan di dalamnya.

Tapi, karena semua hal di dunia tidak ada yang abadi, kita juga perlu mengikuti cerita dari perusahaan. Mengikuti apakah ceritanya masih masuk akal atau sudah menjadi dongeng. Supaya bisa mengikuti cerita dari perusahaan, kita perlu aturan di atas lagi, buy what you know and know what you buy. Kalau kita membeli yang tidak kita ketahui, sama saja kita menawarkan diri tertipu. Jika ceritanya sudah menjadi tidak masuk akal, maka itu waktu yang tepat untuk keluar.

Pada akhirnya, kesuksesan kita tergantung bagaimana kita memandang investasi itu sendiri. Apakah cuma main saham, dagang saham, atau investasi saham. Cara pandang kitalah yang menentukan reaksi kita. Dan tugas kami adalah memberikan cara pandang yang menurut kami berguna. Diterima atau tidak, itu tanggung jawab masing-masing.

Dan Ansatsu Kyoshitsu adalah judul dari sebuah komik Jepang. Isinya tentang seorang guru super yang mendidik sekumpulan anak yang terbuang dari lingkungan mereka, dan di saat yang sama guru ini harus menghindar dari kematian di tangan anak didiknya. Bagaimana kisahnya berusaha meningkatkan kapasitas muridnya sekaligus meningkatkan kapasitas dirinya supaya tidak terbunuh? Jika anda berminat, silakan cari buku atau videonya, yang di sini dikenal dengan judul Assassination Classroom.

Selamat berlibur.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat
Copy link