Cara Pandang

  • Save

 

Cara Pandang

Suatu hari seorang lelaki menemui Buya Hamka. Kepada beliau, dengan gemas menggebu dia bercerita. “Subhanallah Buya”, ujarnya. “Sungguh saya tidak menyangka. Ternyata di Makkah itu ada pelacur, Buya. Kok bisa ya Buya? Ih. Ngeri.”

“O ya?”, sahut Buya Hamka. “Saya baru saja dari Los Angeles dan New York itu. Dan masya Allah, ternyata di sana tidak ada pelacur.”
“Ah, mana mungkin Buya! Di Makkah saja ada kok. Pasti di Amerika jauh lebih banyak lagi!”

“Kita memang hanya akan dipertemukan, dengan apa-apa yang kita cari.” tukas Buya dengan senyum teduhnya.

Meski pergi ke Makkah, tapi jika yang diburu oleh hati kita memang adalah hal-hal buruk, syaithan dari golongan jin maupun manusia takkan kekurangan cara untuk membantu kita mendapatkannya.

Dan meski safarnya(perjalanannya) ke Los Angeles dan New York, jika yang dicarinya adalah kebajikan, maka segala kejelekan akan enggan dan bersembunyi.

Maka mari mengisi hati kita dengan prasangka baik, harapan baik, keinginan baik, dan tekad untuk menjadi lebih baik.

Sebab jika hati senantiasa berniat baik; Allah akan pertemukan kita dengan hal yang baik, orang-orang baik, tempat yang baik, atau setidaknya peluang dan kesempatan berbuat baik.

http://www.bagi.me/2016/09/saat-seseorang-berkata-bahwa-di-makkah.html?m=1

——

Nah esensi di dalam Saham juga begitu, Jika NIAT kita mencari Saham-Saham Baik, niscaya akan dipertemukan dengan Saham tersebut dan dipertemukan pula dengan Orang-orang yang sama Visi. – Wiwit Prayitno –

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat
Copy link