Key Perfomance Index

  • Save

 

Key Performance Index

Sebagai investor kita pasti ingin mencari indikator sempurna, yang bisa memberikan kita jaminan keuntungan. Kalau tidak, untuk apa kita capek-capek berinvestasi dan kemudian rugi. Ada 2 kabar yang ingin kami sampaikan. Kabar buruk dan Kabar baik.

Kabar buruk dulu. Karena ini singkat. Bahwa tidak ada indikator yang bisa memberi jaminan keuntungan. Kalau benar ada, bukankah orang terkaya sudah menggunakannya. Atau orang yang mempromosikan kepada kita sudah duluan menggunakan dan sekarang sedang berlibur di Raja Ampat.

Tapi tenang, kabar baiknya, tidak ada indikator yang bisa dipakai oleh semua orang, tapi selalu ada indikator yang cocok untuk masing-masing investor. Yang bisa kita bagi menjadi 2 kelompok besar. Kelompok pertama adalah tentang indikator eksternal. Dan yang kedua adalah internal.

Indikator eksternal terbagi atas 4, yaitu apa yang membuat perusahaan investasi kita menjadi saham yang sempurna. Yaitu bagaimana kualitas perusahaan itu, bagaimana masa depan perusahaan, siapa yang mengelola perusahaan, dan yang terakhir, berapa harga perusahaan tersebut.

Kualitas perusahaan berhubungan dengan isi perusahaan. Ini sama seperti jika kita bertanya, bagaimana menilai kualitas kesehatan kita. Detak jantung di sekitar xyz. Berat badan di x kg. Tinggi sekian. Lingkar pinggang sekian. Nafas per menit berapa. Dan berbagai indikator lain untuk mengukur kesehatan tubuh. Maka di perusahaan juga demikian. Ada 5 kategori yang bisa dipakai. Walau masing-masing investor akan fokus ke rasio yang berbeda. Semua tergantung pada cara pandang investor.

Yang kedua adalah bagaimana prospek ke depan perusahaan. Namanya prospek, tidak akan ada kepastian di sana. Semua bisa berspekulasi. Dan bisa menggunakan segala latar belakang mereka untuk melakukan analisa. Dan hanya waktu yang akan membuktikan analisa kita. Salah satu yang mungkin bisa membantu kita melakukan analisa adalah dengan moat. Yaitu bagaimana perusahaan bisa mempertahankan laba mereka.

Yang ketiga adalah manajemen. Intinya kita ingin menaruh uang kita kepada orang yang bisa dipercaya. Dan punya kemampuan mengembangkan uang kita. Istilah dari Warren Buffett adalah, jika perusahaan berinvestasi 1 dollar, berapa nilai yang akan kembali ke perusahaan.

Dan terakhir, berapa nilai perusahaan yang tepat ini dijual. Katakan lah 1 trillun. Jika kita punya 1 trillun juga, apakah kita akan langsung membeli atau berusaha menawar. Jika beli sayur di pasar saja kita menawar, mengapa membeli perusahaan tidak melakukan hal yang sama. Ini namanya margin of safety.

4 kriteria eksternal yang akan membantu kita membeli perusahaan. Setelah membeli, semua tergantung pada faktor internal. Yaitu sikap kita terhadap investasi ini. Kita harus secara rasional menilai perusahaan, yang dikembangkan dari latihan, dan dengan kesabaran. Kesabaran yang didapatkan dari kerja keras dan disiplin. Dan semua dasarnya adalah sikap merasa berkecukupan. Ini faktor internal yang akan membantu kita dalam berinvestasi.

Jika ditanya, mana yang lebih penting dan utama untuk dikembangkan lebih dahulu. Menurut kami, adalah faktor internal. Banyak buku yang membahas tentang ini. Salah satu ada yang membahas, cukup 8 jam mengajarkan semua teknik berinvestasi, tapi butuh 8 minggu supaya peserta bisa 100% mengikuti apa yang diajarkan. Dan faktor internal berpengaruh 90% terhadap kesuksesan kita. Kita bisa saja menemukan saham terbaik, tapi jika kita tidak sabar menunggu hasilnya, semua akan percuma.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Copy link