Menebak Masa Depan 1

  • Save

 

Menebak Masa Depan 
 
Di gambar adalah tebakan 4 besar liga Inggris untuk musim yang baru berlalu. Dan hasilnya sudah kita dapatkan di Mei 2017 kemarin dengan juara 1. Chelsea 2. Tottenham 3. Manchester City dan 4. Liverpool. 
 
Ternyata dari 3 analis yang menebak, tidak ada 1 pun yang benar. Bahkan Arsenal dan Manchester United tidak berada di 4 besar. Sesuatu yang tidak pernah terjadi bagi Arsenal sejak dipegang Arsene Wenger. Tempat nya digantikan oleh Liverpool yang musim lalu bergerak tidak konsisten. Demikian juga beberapa kali di musim ini. 
 
Dan yang menarik, bahkan menebak posisi akhir, tidak ada yang benar sama sekali. Artinya jika harus mendetil, berarti peluang kita akan semakin susah. Sama seperti jika kita ingin trading short term dibanding long term. Semakin pendek waktu kita trading saham, semakin dibutuhkan akurasi, yang mana adalah semakin susah. Karena beda sedikit sudah sangat jauh hasilnya. Antara profit dan cut loss. Coba di analisa, jika kita mengincar 5% profit, berarti batas Cutloss kita adalah kira-kira 2-3%. Gampang sebuah saham kena 2-3% dibandingkan 5%. Wajar kan kita akhirnya lebih sering lose jika mengincar hasil kecil. 
 
Ini adalah logika berpikir bukan kemampuan supernatural menebak Masa Depan. Ini yang membuat banyak orang terjun ke pasar modal dan pada akhirnya menyerah karena berusaha trading jangka pendek adalah Ibarat melawan gaya gravitasi. Kadang kita bisa berhasil, tapi secara keseluruhan kita pasti akan mengalami kerugian. Kadang bisa berhasil ini yang nantinya akan menjebak kita. Kadang bisa berhasil membuat kita tidak kapok melakukannya. Dan ketika sudah menjadi kebiasaan, akan semakin susah untuk diubah. Sebagai gambaran, kami sendiri butuh 2 tahunan untuk merubah dari short term menjadi hold. Dan ini pun masih bisa miss. 
 
Selalu ingat saja, melakukan transaksi jangka pendek adalah seperti berkata, Saya yang tidak sabar ingin menjadi kaya. Apakah bisa? Bisa saja. Tapi itu 1 di antara berapa. Sama seperti mengharap Sunderland menjadi juara liga Inggris. Warren Buffett sendiri berkata, pasar saham adalah mekanisme mentransfer uang dari yang tidak sabar ke orang sabar. 
 
Kemudian 1 hal lagi. Menebak siapa juara, seperti juga menebak harga saham akan ke berapa. Ini adalah menebak hasil akhir. Di antara hari ini sampai hari terjadinya analisa kita, ada ribuan faktor yang Saling mempengaruhi. Dalam sepakbola ada kartu merah, kartu kuning, cedera pemain, keputusan wasit yang aneh, pertandingan lebih yang tidak direncanakan di awal, cuaca, faktor teriakan dari pendukung lawan, dan seterusnya. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi. 
 
Demikian juga di bisnis. Kemunculan pesaing baru, regulasi berubah, faktor cuaca, karyawan yang bagus keluar, kecelakaan di perusahaan, dan berbagai faktor lainnya. 
 
Keputusan kita untuk mengikuti cerita dari perusahaanlah yang menentukan. Dan ini akan dipengaruhi oleh money management kita. Misalnya AISA, ketika porto kami yang satu hanya exit 5% dan porto lainnya exit 50%. Kalau dilihat sekarang, exit 50% lebih benar. Bahkan lebih benar lagi jika exit 100%. Ke depan bagaimana? Hanya waktu yang akan membuktikan. 
 
Untungnya, berinvestasi itu tidak seperti mengikuti cerita Klub sepakbola yang mungkin cinta sampai Mati. Ketika perusahaan bermasalah dan manajemen sepertinya kehilangan harapan untuk pulih, saatnya pindah haluan. Penurunan adalah hal wajar. Siapa yang tidak pernah melakukan kesalahan di hidupnya. Jika kita saja tidak sempurna, mengapa mengharap orang lain harus sempurna. Justru karena melakukan kesalahan, manusia akan belajar. Kita akan belajar 1 hal untuk tidak rugi, dan perusahaan akan belajar 1 cara yang tidak akan berhasil. 
 
Jangan terpaku pada melihat hasil, karena hasil hanyalah akibat. Lihatlah sebabnya. Setiap hal selalu ada penyebabnya. Tergantung seberapa tajam kemampuan kita melihat penyebab, tapi melatih ini akan berguna pada akhirnya. Sebab akibat lah yang membuat dunia ini berputar. Sebuah sebab akan menyebabkan sebuah akibat. Dan dari akibat yang muncul, akan timbul lagi sebab yang baru. Melihat sebab memang akan susah, karena belum terjadi, atau samar-samar, dibanding akibat yang langsung bisa dilihat panca indra kita. Tapi sekali lagi, coba dilatih. Selalu ingat, apapun yang terjadi sekarang adalah apa yang dipikirkan, dikatakan, dan di perbuat di masa lalu, dan untuk tahu masa depan, lihatlah yang dipikirkan, dikatakan, dan dilakukan saat ini. 
 
Liga Inggris nanti akan mulai lagi babak baru, setiap Tim akan berusaha memperkuat diri untuk mencapai target sesuai harapan mereka. Dan analis akan mulai memberikan tebakan mereka lagi. Biarkan saja, karena itu memang Tugas mereka. Tugas kita adalah mengurus portofolio kita masing-masing. Karena itu akan menentukan masa depan kita. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Open chat
Copy link