Mencari Informasi

  • Save

Dari jaman dulu, informasi akan membantu keberhasilan kita. Misalnya kita tahu sumber kekayaan, di daerah mana membutuhkan barang tertentu, atau kita punya informasi untuk mengolah sesuatu. Karena itulah kita belajar. Termasuk ke sekolah. Sayangnya, ke sekolah yang tujuannya adalah mengasah cara berpikir, justru membuat beberapa orang cuma bisa menghafal jawaban dibanding proses mencari jawaban.

Kemudian setelah selesai dari sekolah atau kuliah, kita menganggap proses belajar ini berhenti. Jadi banyak sekali informasi kita menjadi tidak bisa digunakan lagi. Informasi sendiri bisa menjadi kuno, tapi kemampuan mencari informasi ini yang penting. Contoh cerita orang buta dan gajah. Jika sekelompok orang buta memegang bagian-bagian berbeda di gajah, maka asumsi mereka akan berbeda juga. Ada yang menganggap gajah adalah hewan yang seperti ular karena memegang belalainya, ada yang merasa seperti batang pohon karena memegang kakinya, atau ada yang merasa bentuknya lebar dan tipis karena memegang telinga gajah. Hanya ketika mata kita terbuka lebar dan melihat keseluruhan, barulah kita bisa tahu yang sebenarnya.

Salah satu bidang yang sangat membutuhkan informasi adalah investasi di pasar saham. Karena setiap hari kondisi selalu berubah. Memang kita bisa saja berhasil tanpa peduli dengan segala informasi yang ada, tapi seperti bermain kartu poker dengan mata tertutup, ada peluang menang, tapi untuk apa mengambil yang tidak perlu. Atau berjalan menyeberang jalan, bisa saja kita selamat sampai tujuan, tapi untuk apa mengambil risiko yang berlebihan.

Ini seperti membeli kucing dalam karung, bisa saja kita mendapat kucing yang jago menangkap tikus, tapi selalu ada risiko mendapatkan kucing mati. Memang tahu informasi juga belum tentu berhasil, bahkan dengan informasi yang benar juga bisa gagal. Banyak kasus penyebaran berita hoax yang akhirnya membuat bisnis orang kolaps. Tapi kami sendiri lebih memilih mencari informasi dulu, barulah mengambil keputusan.

Mencari informasi sendiri, berarti kita harus punya pikiran terbuka. Manusia susah dalam proses berkembang, karena selalu berusaha mempertahankan yang lama. Ini karena ketakutan untuk meninggalkan informasi yang lama, karena informasi lama ini sudah membuatnya bertahan sampai kondisi sekarang, mengapa harus mengambil informasi baru yang belum tentu berguna. Selalu akan ada kekuatiran seperti itu. Karena itulah, kita harus menguji informasi ini.

Tapi sebelum bisa menguji informasi, idealnya kita harus tahu dari mana mencari informasi, terutama untuk saham kita.

Yang pertama jelas dari perusahaan itu sendiri.
Kita bisa mencari di website perusahaan atau melalui orang yang berhubungan dengan investor, yang disebut investor relation. Perusahaan jaman sekarang jelas punya akses untuk ini. Di jaman sekarang, perusahaan tanpa website akan jadi aneh, dan sudah pasti tidak akan kami pantau. Dan di website, biasanya ada bagian investor. Ini berbicara tentang perusahaan terbuka yang sudah go public. Jika kita tidak tahu, maka bisa mencari di google.

Jaman sekarang, apapun itu, tinggal google, dari cara mengikat dasi sampai mendirikan perusahaan, semua pasti tersedia.

Yang kedua adalah dari website bursa efek, yaitu idx.co.id
Perusahaan akan melaporkan aktivitasnya ke website resmi bursa efek. Dan secara berkala akan melaporkan kinerjanya. Dari sini kita bisa menilai apakah perusahaan berkembang atau menurun. Sudah tentu kita ingin berinvestasi di perusahaan yang berkembang. Dan jika kita memiliki ilmu lebih, kita bisa memperkirakan apakah ke depan perusahaan berkembang atau tidak, dan mencocokkan dengan hasil yang ada. Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang bisa menghasilkan sesuai rencana.

Yang ketiga adalah dari portal berita yang punya reputasi.
Tentu kita tidak mau pusing mendengar informasi hoax. Mengambil keputusan yang salah karena informasi yang salah adalah bencana. Ini seperti kita menanyakan jalan ke orang asing, tapi diberikan arah yang salah. Tentu kita akan menyimpang jauh dari tujuan. Walau tidak menjamin 100% benar, setidaknya portal berita yang punya nama akan menjaga kualitas beritanya. Portal berita yang baik tidak hanya berusaha paling cepat mengabarkan, tapi juga mengabarkan dengan akurat.

Yang keempat, adalah dari google atau mesin pencari lain.
Ini kita gunakan ketika ingin mencari informasi masa lalu. Contoh kalau kita ingin mencari informasi perusahaan tertentu di masa lalu, tinggal ketika di google : dividen perusahaan ABCD tahun xxxx. Dan kita juga bisa membandingkan beberapa sumber apakah benar atau tidak. Jika berbeda, mengapa bisa berbeda.

Yang kelima, adalah dari Youtube atau media sosial lain.
Ini kita gunakan terutama mencari informasi dalam bentuk video. Contoh misalnya kita ingin mencari informasi pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung. Tinggal cari di Youtube, kita bisa menonton perkembangannya sejak awal tanpa perlu susah payah ke lokasi pembangunan, dari Jakarta ke Bandung. Apalagi kalau kita tinggal di daerah yang jauh sekali. Jaman informasi membuat investor ritel yang tinggal di daerah terpencil memiliki kesempatan yang hampir sama dengan yang di perkotaan untuk memiliki akses informasi.

Selain informasi perusahaan, kita bisa mencari banyak jenis informasi lain. Misalnya metode yang cocok untuk kita. Atau bagaimana mempersiapkan dana yang sesuai dengan kita. Apapun yang kita lakukan, jangan sampai di jaman informasi justru kita mengalami kerugian karena kekurangan informasi.

Tapi kita juga harus menjaga diri dari kelebihan informasi. Tidak setiap informasi bernilai penting. Misalnya minggu lalu ramai berita tentang perubahan jam perdagangan, ternyata bukan tentang pasar saham, dan tidak ada efeknya. Tapi bagaimana kalau kita panik dan mengambil keputusan?

Kekurangan dan kelebihan sesuatu itu adalah berbahaya. Yang penting kita belajar tahu batasannya. Kadang karena ketakutan kita, kita berusaha menyerap segala informasi karena takut kalau kurang 1 informasi saja, kita akan mengalami bencana, akhirnya kita sendiri pusing di informasi yang mana kita harus mengambil keputusan.

Dan informasi yang paling penting bagi kita sebagai investor saham adalah informasi yang berhubungan dengan kelangsungan hidup perusahaan kita. Jangan sampai ketika kita membuka portofolio, nilai saham kita sudah jadi 0 karena perusahaan sudah bangkrut. Bahkan jika kita memiliki saham terbaik misalnya atau . Karena bisa saja perusahaan mengalami perubahan, atau ada yang lebih baik sehingga hasil kita bisa lebih baik lagi.

Ini sekilas tentang bagaimana mencari informasi, yang mana setelah ini harus kita olah sehingga berguna. Jadikan informasi ini sebagai titik awal berkembang lebih baik lagi. Jangan pernah berhenti di satu titik dan selesai selama kita belum mencapai tujuan kita.

error: Content is protected !!
Open chat
Copy link